Orologio Digitale

PENGCAB SPDKK KOTA MEDAN HP 081361228624

Sabtu, 17 Oktober 2015

Perguruan SPDKK Kembali Dominasi IPSI Sumut

Kencana Kwitang Para pesilat dan ofisial perguruan silat seni Pembela Diri Kencana Kwitang (SPDKK) diabadikan usai latihan, Sabtu (10/10). (medanbisnis/ist)

MedanBisnis - Medan. Perguruan Silat Seni Pembela Diri Kencana Kwitang (SPDKK) kembali menggeliat dengan mendominasi atlet silat di Ikatan Pencak Silat Indonesia Sumatera Utara (IPSI Sumut). Bukti terbaru adalah 8 pesilat SPDKK mengisi Tim Silat Sumut menuju Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Bangka Belitung (Babel), November 2015 mendatang.
Ketua Umum Perguruan SPDKK Sumut Kompol H Enjang Bahri SH mengatakan bangkitnya prestasi perguruan silat yang disegani sejak 1968 silam ini berkat program pendek, menengah dan panjang yang dilakukan kepengurusannya.

"Alhamdulillah, meskipun sempat vakum namun kepengurusan baru kita periode 2014-2018 ini telah kembali mengangkat prestasi SPDKK baik tingkat nasional hingga internasional," kata Enjang didampingi Ketua SPDKK Medan Ilyas Nasution SPd, Sekretaris Dewan Sabuk Hitam Ikhsan Tanjung, pelatih Jumono Tarigan, Sri Nila Kusumati dan lainnya, di sela menyaksikan atletnya berlatih di pelataran Masjid Al-Ikhlas Jalan Madio Santoso Medan, Minggu (11/10) pagi.

Disampaikan, program jangka pendek telah mulai berhasil dengan membuka cabang di setiap kecamatan hingga kabupaten di Sumut.
Seperti di Medan saja kini sudah ada 5 kecamatan yang membuka perguruan ini. Peranan Ketua IPSI Sumut Dra Hj Dahliana SH MSi juga turut membantu mengembangkan perguruan ini hingga maksimal.

"Kita sangat mendukung program KONI untuk menciptakan atlet silat yang handal buat Sumut di event nasional," sebut Enjang yang menjelaskan kalau SPDKK merupakan perguruan tertua dan salah satu dari 5 pioner berdirinya IPSI di Kota Medan.

Ditambahkannya, program menengah juga akan dipersiapkan dengan menggelar kejuaraan silat pada awal 2016 mendatang. "Sesuai visi dan misi kita manfaat hadirnya SPDKK selain kegiatan olahraga juga dapat mencounter kenakalan remaja yang sudah sangat meresahkan juga mengasah karakter dan mental anak bangsa," tandas Kompol Enjang.

Sementara pelatih Jumono Tarigan menambahkan, delapan pesilat yang masuk Tim Sumut masing-masing Manda Sari, Filerwin Lubis, Feriyanto, Hindun Raratumia, Wita Oktavia, Rini Sovia, Lintang Hendra Putri dan Yulia Yolanda Syahputri (nomor TGR) serta M Syafii, Linda Kartini Harahap (nomor Laga). "Mereka berdelapan sudah positif memerkuat Sumut di Porwil nanti," kata Jumono.

Dua pesilat SPDKK juga berprestasi di tingkat internasional yakni di MTGT di Thailand. Manda Sari mendapat medali perak dan Filerwin Lubis merebut emas di nomor ganda putra. "Pada kejuaraan antar pelajar Dispora bulan lalu tiga pesilat SPDKK meraih prestasi emas, perak dan perunggu masing-masing Dahlia Rianti, Kiki Firmansyah dan M Yadi. Bahkan pesilat Rizka Andini berhasil merebut medali emas untuk Tim Sumut di Popnas Bandung beberapa pekan lalu," pungkasnya. (zulfadli siregar)

0 komentar:

Posting Komentar